Kamis, 16 Mei 2019

Antisipasi Blokir Android, Huawei Sudah Punya Pengganti Play Store


Google telah mengumumkan bahwa raksasa teknologi AS tersebut akan memutuskan hubungan bisnis dengan pabrikan smartphone dan internet China, Huawei.

Langkah itu diambil usai pemerintah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei sebagai daftar hitam perdagangan negara tersebut.

Dengan keputusan ini, smartphone masa depan Huawei dipastikan tidak dapat lagi menikmati layanan Android dari Google. Hal itu diprediksi akan berimbas pada masa depan konsumen smartphone Huawei.

Kendati demikian, laporan terbaru dari Bloomberg ternyata menyebut Huawei sebenarnya sudah mengantisipasi adanya kemungkinan pemblokiran dari pihak AS.

Karenanya, perusahaan asal Tiongkok itu mempersiapkan alternatif aplikasi lain di luar ekosistem Google.

Dikutip dari The Verge via Tekno Liputan6.com, aplikasi yang dimaksud adalah Huawei App Gallery. Sesuai namanya, aplikasi ini merupakan toko aplikasi, serupa dengan Play Store. App Gallery sendiri sudah hadir sejak beberapa waktu lalu di smartphone Huawei dan Honor.

Bloomberg juga menyebut Huawei sejak 2018 sebenarnya sudah mengajak dan membantu sejumlah pengembang aplikasi merilis aplikasinya di Tiongkok. Tentu, aplikasi tersebut harus didistribusikan melalui App Gallery.

Tidak hanya itu, Huawei juga menjanjikan pada para pengembang dapat membuka akses pada sekitar 50 juta pengguna smartphone besutannya di Eropa melalui aplikasi ini.

Untuk mendukung rencana itu, Huawei dilaporkan turut menyediakan tool untuk mengubah software yang ditulis di Play Store dapat beroperasi di App Gallery.

Menurut prediksi, rencana awal Huawei menyediakan App Gallery adalah sebagai jembatan antara pasar Eropa dan Asia, khususnya Tiongkok. Tiongkok sendiri memang memblokir Play Store dan mesin pencarian Google.

0 komentar:

Posting Komentar