Jumat, 15 November 2019

Mitos Penggunaan Sabun Bayi Bagi Kulit Orang Dewasa


Memiiki wajah mulus dan halus jelas jadi impian banyak orang, khususnya wanita. Hal ini dipengaruhi oleh pandangan umum yang menganggap wajah mulus sebagai tolok ukur kecantikan. Segala bentuk perawatan dan sabun cuci muka pun akan dicoba agar tujuan itu bisa tercapai. Terkadang, berapa pun harga yang harus dibayar tidak menjadi persoalan asal wajah bisa tetap mulus.

Terkait dengan fenomena tersebut, belakangan ini beredar kabar bahwa cuci muka menggunakan sabun bayi dapat membuat kulit mulus. Sabun bayi yang aman untuk kulit sensitif dipercaya memiliki khasiat yang sama bagi kulit dewasa. Jika sering mencuci muka dengan sabun bayi, maka kulit akan terbebas dari jerawat dan lebih halus. Namun, apakah betul demikian adanya?

Perbedaan Kondisi Kulit Bayi dan Orang Dewasa

Pada dasarnya, sabun bayi diproduksi khusus untuk penggunaan pada kulit bayi. Terdapat perbedaan mendasar antara kuit bayi dan kulit orang dewasa. Kelenjar minyak pada kulit bayi masih belum berfungsi sempurna. Sedangkan, pada kulit orang dewasa, kelenjar minyak yang dimiliki sudah dapat berfungsi dengan sempurna.

Selain itu, kegiatan luar ruangan yang dilakukan oleh orang dewasa jauh lebih intens dibanding bayi. Hal ini membuat kulit muka orang dewasa lbih banyak terpapar debu dan polusi dibanding dengan kulit bayi. Banyaknya debu dan polusi yang menempel pada kulit orang dewasa jelas membutuhkan sabun pembersih khusus.

Seluruh perbedaan kondisi kulit tersebut menunjukkan bahwa penggunaan sabun bayi untuk mencuci muka orang dewasa tidak efektif. Walaupun sabun bayi aman dan anti bakteri, kulit orang dewasa memiliki kebutuhan yang lebih kompleks. Para ahli justru menyarankan agar orang dewasa menggunakan sabun dengan kandungan antiseptik.

Kandungan antiseptik lebih efektif dalam membersihkan wajah orang dewasa. Namun ada catatan khusus yang harus diingit terkait penggunaan sabun antiseptik. Bagi kulit orang dewasa dengan riwayat alergi tertentu dianjurkan untuk tidak menggunakan sabun antiseptik. Penggunaan sabun antiseptik pada kulit dengan riwayat alergi justru dapat menyebabkan iritasi.

0 komentar:

Posting Komentar